Patung dan Monumen Paling Menarik di New York City

Patung dan Monumen Paling Menarik di New York City – Dengan semua hiruk pikuk yang terlibat dengan menavigasi Kota New York ini, mudah untuk mengabaikan banyak titik keindahan bersejarah yang berjajar di jalan-jalan dan taman titik. Patung dan monumen dapat ditemukan di seluruh NYC, mulai dari landmark besar seperti monumen Columbus Circle hingga patung indah yang berjajar di 5th Avenue di Upper East Side. Berikut ini adalah beberapa pilihan utama.

1. The Sherman Monument

Patung dan Monumen Paling Menarik di New York City

Dengan gagah berani menunggangi kuda tepercayanya, William Tecumseh Sherman diabadikan dalam daun emas di Grand Army Plaza. Pematung yang berbasis di New York City Augustus St. Gaudens menciptakan karya luar biasa ini untuk memperingati pahlawan Civil War pada tahun 1903. Karya ini dibangun di dua kota besar: New York dan Paris. Jenderal Sherman duduk dengan percaya diri di atas kudanya, sementara personifikasi kedamaian memandu jalannya. Selama bertahun-tahun, Central Park Conservancy telah bekerja tanpa lelah untuk melestarikan monumen, menambahkan daun emas kembali ke patung dan melapisinya dengan lilin berpigmen pelindung.

2. Atlas

Berdiri setinggi 45 kaki di depan Rockefeller Center, Titan Atlas terlihat membawa beban dunia. Seperti mitos Yunani pergi, membawa dunia di pundaknya adalah hukuman abadi untuk memberontak melawan dewa-dewa Olympian. Patung perunggu setengah dewa ini merupakan proyek kolaborasi Lee Lawrie dan Rene Paul Chambellan pada tahun 1937. Lawrie merancang dan mendesain patung art deco, sementara Chambellan menjadi model untuk sketsanya. Atlas adalah salah satu dari sekian banyak karya seni yang bisa ditemukan di Rockefeller Center.

3. Lin Zexu

Lin Zexu telah menjadi bintang Chinatown selama hampir dua dekade dengan patungnya menghadap ke Chatham Square (juga disebut sebagai Kimlau Square) di Chinatown sejak tahun 1997. Pejabat Fujian Qing Dynasty berdiri di atas alas dengan tulisan ‘Say No to Drugs’ di keduanya. Inggris dan Cina. Mungkin ini tampak tidak konvensional pada pandangan pertama; namun, itu sangat masuk akal mengingat pemerintahan Zexu. Lin Zexu melarang opium di Tiongkok, memulai Opium War abad ke-19. Monumennya dipahat oleh Li Wei-Si.

4. Columbus Monument

Menandai episentrum Lingkaran Columbus di 59th Street adalah monumen setinggi 76 kaki untuk penjelajah terkenal Christopher Columbus, yang ‘melayari samudra biru’ pada tahun 1492. Columbus berdiri tegak di bagian paling atas alas yang menghadap ke bundaran di bawah, tepat di kaki Central Park South. Di bagian bawah monumen berdiri Genius of Exploration: seorang malaikat laki-laki sedang memindai bola dunia. Monumen marmer Carrara ini dipahat oleh Gaetano Russo, dan didirikan pada tahun 1892 untuk menghormati peringatan 400 tahun perjalanan Columbus ke New World. Tentu saja, pekerjaan ini tidak akan lengkap tanpa kapal-kapal terkenal Columbus: Niña, Pinta, dan Santa María, yang semuanya dipahat di dasar monumen. Itu disertai dengan sepotong yang menggambarkan Columbus dan anak buahnya berjalan ke tanah ‘newly discovered’ mereka.

5. Charging Bull

Patung dan Monumen Paling Menarik di New York City

Patung perunggu ikonik ini juga dikenal sebagai Bowling Green Bull, terletak di Manhattan Financial District. Dibuat oleh seniman Italia Arturo Di Modica, karya ini berfungsi sebagai simbol bagi penduduk daerah tersebut. Seperti banteng, Amerika bertekad untuk berhasil dan mengatasi rintangan, jadi karya ini mewujudkan ketekunan warga New York. Patung itu awalnya ditempatkan di New York Stock Exchange pada 15 Desember 1989 di bawah NYC Christmas Tree. Ini menyebabkan kegemparan, kemudian dihapus oleh NYSE. Charging Bull akhirnya menemukan rumah permanennya di Bowling Green.

6. The Joan of Arc Memorial

Pahlawan wanita Prancis Jeanne La Pucelle (juga dikenal sebagai Joan of Arc) dipahat dengan gagah dalam perunggu di Riverside Park Manhattan. Mengenakan baju besi dan dilengkapi dengan pedang, Saint Joan mengendarai kudanya menuju kebebasan. Komite Monumen Joan of Arc New York, yang dibentuk pada tahun 1909, menugaskan seniman muda Anna Vaughn Hyatt Huntington untuk memahat karya tersebut. Joan of Arc duduk di atas alas John Van Pelt yang terdiri dari granit Mohegan dan balok-balok batu kapur dari menara di Rouen, Prancis, tempat dia dikurung. Selesai pada tahun 1909, monumen ini menggambarkan tekadnya dan warisan yang ditinggalkannya.

7. Grand Central Terminal

Patung ini menjulang di atas pintu masuk Grand Central Terminal, dan mudah untuk diabaikan saat Anda bergegas ke dan dari stasiun. Ini menampilkan Mercury di topi bersayapnya untuk mewakili kecepatan, Hercules mewakili kekuatan, dan Minerva mewakili kebijaksanaan. Angka-angka ini mengawasi ribuan komuter yang masuk dan keluar stasiun, setiap hari. Tepat di bawah Merkurius adalah jam Tiffany terbesar di dunia, dengan diameter 13 kaki. Karya besar ini dirancang oleh pematung Prancis Jules-Felix Coutan, dan butuh tujuh tahun untuk membangunnya. Untuk memasukkan sepotong Americana, Coutan memasang elang besar di bawah Merkurius.

8. Jan Karski

Prajurit World War II Jan Karski selalu dirayakan di Manhattan atas tindakannya yang terhormat. Sebagai petugas penghubung Polandia, Karski mempertaruhkan nyawanya untuk memberi tahu AS tentang kamp konsentrasi Nazi di Eropa. Tepat di luar Konsulat Polandia, Karski dengan tenang duduk di bangku taman dengan tongkat di tangan. Sebagai pecatur yang ahli, sudah sepantasnya ia didampingi oleh papan catur. Monumen ini dipamerkan pada November 2007 pada Poland’s Independence Day. Jalan tempat dia duduk diubah namanya menjadi Jan Karski Corner.