Monumen Paling Ikonik di Amerika Serikat Saat Ini

Monumen Paling Ikonik di Amerika Serikat Saat Ini – Saat beberapa monumen di Amerika Serikat sudah menyebabkan kontroversi yang sengit, salah satu sumber pun menulis tentang bagaimana pengunjuk rasa di Amerika Serikat memulai “monument fall”, maka pembahasan ini memutuskan untuk mengingat yang paling ikonik dari mereka. Berikut ini mengenang beberapa monumen ikonik di Amerika Serikat.

1. Washington Monument, Washington DC

Monumen Paling Ikonik di Amerika Serikat Saat Ini

Washington DC dipenuhi dengan landmark penting, termasuk Lincoln Memorial, Tomb of the Unknown Soldier, Thomas Jefferson Memorial, dan Martin Luther King Jr. National Memorial yang baru (hanya untuk beberapa nama!). Tapi Monumen Washington berbentuk obelisk, yang oleh US National Park Service disebut “the most prominent structure in Washington DC”, adalah yang paling ikonik. Dibangun pada tahun 1884 untuk memperingati George Washington, monumen ini tingginya lebih dari 555 kaki (170 meter) dan menawarkan pemandangan lebih dari 30 mil (50 km).

2. Statue of Liberty, New York (Statue Of Liberty)

Patung Liberty, National Monument resmi, didirikan pada tahun 1886 untuk menandai berakhirnya Civil War di Amerika Serikat dan penghapusan perbudakan (belenggu yang rusak terletak di kaki patung). Tetapi bagi jutaan imigran yang tiba di Amerika Serikat pada pergantian abad ke-20, patung itu juga melambangkan harapan dan awal baru di Amerika. Patung Liberty, besar dan ramah, terletak di atas stasiun pemrosesan imigran di Pulau Ellis, telah menjadi simbol imigrasi AS. Pada tahun 1903, di plakat peringatan di dasar patung, puisi Emma Lazarus “The New Colossus” terukir, yang berisi baris-baris terkenal: “And give me from the depths of my bottomless outcasts, people who have been clogged, send me outcasts, homeless, I will give them a candle at the door gold!”.

3. “Gateway to the West”, St. Louis (Gateway Arch)

St. Louis Arch yang legendaris, yang disebut “Gateway to the West,”, menjulang setinggi 630 kaki (192 meter). Monumen ini lebih tinggi dari Washington Monument dan Patung Liberty di Gateway Arch National Park. Jika Anda tidak takut ketinggian, Anda dapat naik lift ke puncak lengkungan dengan pemandangan hingga 30 mil (hampir 50 km) pada hari yang cerah, dan melihat Sungai Mississippi dan St. Petersburg dari ketinggian. Louis.

4. Monument on Bunker Hill, Boston (Bunker Hill Monument)

Monumen Paling Ikonik di Amerika Serikat Saat Ini

Seperti Monumen Washington, Monumen Bunker Hill adalah obelisk pencakar langit, meskipun pada ketinggian 221 kaki (67 meter) kurang dari setengah ketinggian saingan ibukotanya. Monumen ini menandai situs di mana Revolusi Amerika dimulai pada tahun 1775. Pertempuran Bunker Hill di Charlestown (wilayah Boston) adalah pertempuran besar pertama dalam Perang Revolusi AS. Museum di seberang monumen menampilkan artefak pertempuran seperti bola meriam asli dan senjata Perang Kemerdekaan lainnya. Untuk melihat sejarah Amerika secara lengkap saat berada di Boston, ambil jalur Freedom Trail sejauh dua setengah mil, yang mencakup 16 landmark bersejarah, termasuk Monumen Bunker Hill.

5. US Marine Corps War Memorial, Arlington (United States Marine Corps War Memorial)

Salah satu gambar paling terkenal dari Perang Dunia II ditandai dengan perunggu di George Washington Memorial Boulevard di Arlington, Virginia. Memorial Perang Korps Marinir AS, dibangun untuk menghormati mereka yang tewas dalam dinas Marinir, dimodelkan pada foto terkenal yang diambil selama Pertempuran Iwo Jima di pulau vulkanik Jepang. Patung itu menggambarkan sekelompok marinir yang mengibarkan bendera AS di Gunung Suribachi, dan berdasarkan tugu peringatan itu, tertulis: “Keberanian luar biasa adalah kebajikan umum.” Kunjungi pada hari Selasa di musim panas dan temukan diri Anda di parade setiap jam saat matahari terbenam.

6. Liberty Bell, Liberty Bell

Lonceng Liberty adalah simbol kebebasan nasional, serta simbol Philadelphia, kota kelahirannya. Lonceng awalnya berbunyi di luar gedung pemerintah Pennsylvania sebelum retak pada awal abad ke-19. Ketika tulisan di lonceng “Proclaim freedom throughout the Earth for all its inhabitants” menarik perhatian para abolisionis pada tahun 1830-an, instrumen itu berubah menjadi ikon kebebasan bagi budak. Setelah Civil War, Liberty Bell menghabiskan beberapa dekade berkeliling negeri sebelum tiba di Philadelphia.